Apa itu DNS?
DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.
Open DNS?
OpenDNS adalah sebuah layanan yang DNS gratis yang diluncurkan pada Juli 2006 oleh hacker atau entrepreneur David Ulevitch. Open DNS berfungsi sama dengan DNS-DNS yang lain yaitu sebagai penterjemah alamat URL dari situs menjadi alamat IP (IP.Address) yang lebih dikenal oleh komputer. Open DNS dapat diaplikasikan di tipa komputer client, di modem, maupun di server DNSnya. Tetapi tidak seperti DNS-DNS yang lain Open DNS mempunyai kelebihan, selain memetakan dan menghimpun alamat-alamat url yang baru, Open DNS mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki DNS-DNS yang lain.
- Filter Konten;
- Proteksi dari situs-situs Phishing;
- Memblok Domain-Domain tertentu;
- Memblok Situs-situs Dewasa;
- Memblok Web Proxy, dan lain-lain
Kelemahan Open DNS
Karena Open DNS hanyalah sekedar DNS biasa dengan nilai plusnya tentu ada kelemahannya, dimana kita menembus blokiran yang diterapkan oleh Open DNS terhadap situs, Yaitu :
Pertama bila Open DNS diterapkan di komputer (client) maka konfigurasi DNS dari client dapat dirubah.
Kedua bila Open DNS diterapkan di Modem atau di DNS Server setemapat cara ini tidak akan berhasil, cara satu-satunya adalah dengan menggunakan Anonmy site.
Tapi Open DNS pun sekarang datanya cukup update tidak semua Anonmy site dapat menembus filter Open DNS, hanya beberapa Anonmy site yang dapat menembus filter Open DNS tapi biasanya itu pun tidak berlangsung lama saat alamat Anonmy site di kenal oleh Open DNS maka Anonmy site tersebut tidak dapat diguanakan untuk melewati Open DNS.
Cara lain yang dapat digunakan adalah menggunakan koneksi HTTP Tunnel atau memakai browser OperaTOr tapi tetap saja cara ini tidak di anjurkan karena akan memakan waktu bila membuka sebuah halaman situs tapi cukup efektif untuk mengurangi filter dari Open DNS.
Cara paling extrim adalah menjebol password modem atau DNS setempat atau lokal untuk mengganti setting DNSnya tapi ini juga perlu waktu dan pengetahuan, jadi lebih baik bila bertemu Open DNS cari koneksi lain yang tidak meggunakan settingan Open DNS.





0 komentar
Posting Komentar