Berawal dari pengalaman pribadi, ketika account facebookku tiba-tiba gak bisa kebuka. Aku cukup terkejut-kejut melihatnya,  karena gak biasanya seperti itu. Mau dibuka kapanpun dan dimanapun biasanya gak pernah ada masalah, tapi kali ini ada yang berbeda.  Account facebookku tiba-tiba meminta semacam konfirmasi terlebih dahulu untuk bisa membukanya seperti memasukkan kembali tanggal lahir dan sebagainya. Akhirnya setelah kupelajari sedikit demi sedikit  facebookku kembali beroperasi seperti biasanya.

Waktu itu aku cuma berfikir, mungkin karena acoount facebookku telah diakses di daerah lain, sehingga ada semacam sistem maintenance dari facebook demi keamanan para usernya. Memang, waktu itu aku sedang membuka account facebooku di daerah Subang, sedangkan biasanya selalu diakses di tempat kerjaku di Jakarta. Sehingga ada kemungkinan sistem Facebook dapat menganggap terjadinya akses terlarang, akses pada daerah yang tidak dikenal, dan lainnya. Tapi yang paling aku khawatirkan waktu itu adalah account Facebookku, terkena blok dan tidak dapat diakses lagi.


Semenjak banyaknya komplain, komentar, dan masukan kepada Facebook, dalam 3 bulan terakhir Facebook memberikan banyak perubahan, terutama pada sektor keamanan user. Diantaranya selalu meminta konfirmasi jika dibuka di daerah lain atau juga ketika dibuka dengan alat yang berbeda. Semisal dari komputer ke HP ataupun sebaliknya. Begitupun yang sering berganti-ganti nomor telepon lintas operator, artinya nomor dari operator seluler yang berbeda, bahkan belum dikenal dalam sistem identifikasi Facebook. Bahkan  juga ketika terjadi perubahan pada sistem jaringan internet yang biasa kita pergunakan, semisal ketika kita buka dengan koneksi A, kemudian kita buka dengan koneksi B, maka dipastikan untuk melakukan konfirmasi kemanan terlebih dahulu. Biasanya para pengguna setia warnet-warnet yang merasakan dampaknya, karena gak semua warnet menggunakan koneksi yang sama.

Banyak sekali, keluhan yang terjadi pada perubahan sistem keamanan Facebook dalam 3 bulan terakhir ini, bahkan dapat dikata, Facebook sudah sangat “sensitif” terhadap perubahan pada account-account milik anggotanya. Sehingga, keluhan yang terjadi adalah, account terblokir, account tidak dapat diakses, account diminta untuk verifikasi, account dianggap tidak ada, account dianggap bukan milik sipemilik, dan banyak lagi “notice” lainnya. Hingga bagi pengguna kebanyakan, secara tidak sadar telah menimbulkan prasangka dan dugaan, bahwa account miliknya telah di hacking, ada yang sengaja merusak accountnya ataupun account facebooknya dikerjain orang, dan berbagai prasangka lainnya. Dan yang paling parahnya lagi, untuk bisa memulihkan account tersebut, sekarang Facebook menggunakan Identifikasi terhadap Photo/Gambar milik teman kita di Facebook yang sebelumnya telah di “TAG” didinding milik kita.

Kemudian masalahpun timbul, apabila kita tidak dapat memastikan photo/gambar siapa itu. Facebook akan meminta 5 photo/gambar dan hanya boleh salah/pass 2 kali saja. Apabila dirasa jawaban kita tidak tepat oleh Facebook, maka kita tidak dapat melanjutkan ke langkah pemulihan selanjutnya dan sistem proses pemulihanpun langsung terhenti seketika. Yang lebih kesel lagi, kita pun diminta untuk kembali sekitar 1- 2 jam lagi. Nah, lalu apa yang terjadi apabila ternyata kita sama sekali tidak mengenal photo/gambar yang ditampilkan Facebook dalam proses “recover” berkali-kali?, jawabannya adalah, kita tidak dapat mengakses account milik kita lagi dengan kata lain account kita terblokir.

Meskipun demikian, sebenarnya ada sisi positifnya juga. Salah satu contohnya, apabila ada orang lain yang mencoba melakukan kegiatan “hack” atau spionase terhadap account milik kita, tentunya mereka akan dibuat binggung, ketika menemukan permintaan verifikasi identitas “tag” photo tersebut. Walaupun juga  akan menyulitkan kita sang empunya. Coba bayangkan jika kita memiliki ribuan teman yang tentunya tidak semua kita ketahui ataupun kita kenal dengan baik. Pada awalnya memang, Facebook akan menerapkan sistim identifikasi melalui email, namun semenjak banyak kelemahan yang ditemukan, facebookpun merubah cara verifikasinya. Dari mulai identifikasi tanggal lahir, tag foto, sampai  mengirimkan SMS sandi dengan konfigurasi angka atau huruf bagi  yang telah terdaftar dengan perangkat telepon seluler.

Semoga bermanfaat....

By: Mang Yib (blog: www.toyibhusain.co.cc)

0 komentar

Posting Komentar